Tulisan ini hanyalah sedikit trigger untk berpikir dari perspektif lain tentang ‘AntiVirus’. Kl ada kebimbangan atau saran lain, silakan di kritik
Berikut beberapa alasan kenapa tidak menggunakan antivirus:
1. Boros memori RAM
Antivirus rata2 menghabiskan 25% dari RAM. Sayang kan kl tu RAM habis cm bt nempelin program yg tidak menghasilkan sesuatu [produktivitas],,, sama sperti virus dunk [dalam kasus ini]
2. Bikin lemot PC
Setiap proses IO data, akan di scan dulu oleh antivirus [IO clipboard ato IO dr media storage]. Trus proses booting up juga memakan waktu. Saat ini, laptop tua gw tanpa antivirus membutuhkan sekitar 15-20 detik bt booting up XP atau 20-25 detik bt Vista. Lumayan ga bikin mumet kan? palagi kl PC kita jarang melakukan pergaulan bebas ma ples dis2 lain
3. Ketagihan nge-donlot update
Orang yang ‘patuh’ anjuran produsen antivirus terkadang sangat ngeselin bagi para pengguna jaringan. Terutama jaringan kampus. Bayangiin aja, tiap hari ngedonlot signature database dr virus yg mana tu virus2 belum tentu beredar d indonesia. Boros bandwidth kan?
4. Nurunin gengsi
Bayangin, alert yg bentar2 bikin brisik. sangat mengganggu dan nurunin gengsi. palagi dengan jeritan kuda ga jelas a la Kaspersky. Kl kamu ga percaya, coba aktifkan virus di PC di tengah keramaian. Niscaya alert kuda dr om Kaspersky bikin orang2 sekitar melirik aneh [sambil komentar, kasian tu PC. bervirus, ga di urusin]
Solusinya?
1. Gunakan Vista
kl hanya skedar menggunakan aplikasi popular spt MS Office, pake vista ajah. Restriksi yg agak ketat tidak memungkinkan virus2 lokal menyebar
2. Belajar menghapus manual virus2 lokal
Tools PCMAV sangat membantu bt virus2 lokal. Tools sperti ProcessExplorer, autoruns dan BartPE disarankan untuk pengguna mahir
3. Hati2 dalam bergaul bebas ma ples disk
Matikan fitur autorun dr gpedit.msc
Semoga bermanfaat












0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
You must be logged in to post a comment.